PPLG mungkin masih terdengar asing bagi sebagian siswa SMP yang sedang mencari jurusan untuk melanjutkan sekolah ke SMK. Ada yang pernah mendengar istilah RPL, ada yang mengenalnya sebagai jurusan komputer, dan ada pula yang mengira bahwa masuk PPLG berarti harus sudah pintar coding sejak kelas X.
Padahal, tidak demikian. PPLG adalah salah satu jurusan di SMK yang mempelajari bagaimana teknologi digital dibuat, dikembangkan, dan digunakan untuk menyelesaikan berbagai masalah. Lalu, apa sebenarnya yang dipelajari di PPLG? Apakah harus pintar matematika? Apakah harus sudah bisa coding? Dan setelah lulus, bisa bekerja sebagai apa?
Mari kita kenali lebih jauh.
Apa Itu PPLG?
PPLG merupakan singkatan dari Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim. Secara sederhana, PPLG adalah bidang keahlian yang mempelajari proses membuat dan mengembangkan perangkat lunak atau software, aplikasi, website, serta produk digital lainnya. Jika kamu pernah menggunakan: WhatsApp, Instagram, YouTube, aplikasi mobile, website sekolah, sistem informasi, game maka semua itu merupakan contoh produk digital yang dibuat melalui proses pengembangan perangkat lunak.
Di PPLG, kamu akan belajar bagaimana membuat produk digital tersebut, mulai dari merencanakan, merancang, membuat, menguji, hingga memperbaikinya. Jadi, PPLG bukan sekadar belajar menggunakan komputer. Kamu akan belajar bagaimana membuat sesuatu menggunakan teknologi.
Apa Saja yang Dipelajari di PPLG?
Materi yang dipelajari dapat berbeda-beda tergantung kurikulum dan sekolah. Namun secara umum, siswa PPLG akan berkenalan dengan beberapa bidang berikut.
💻 Pemrograman
Ini adalah salah satu bagian yang cukup identik dengan PPLG. Kamu akan belajar bagaimana memberikan instruksi kepada komputer menggunakan bahasa pemrograman. Misalnya: C++, JavaScript, Python, PHP, dan berbagai bahasa pemrograman lainnya. Namun jangan khawatir. Kamu tidak harus sudah bisa coding sebelum masuk PPLG. Sebagian besar siswa justru mulai belajar dari dasar ketika berada di SMK.
🌐 Pengembangan Website
Kamu juga akan belajar bagaimana sebuah website dibuat. Misalnya menggunakan: HTML, CSS, JavaScript, PHP, database, CMS seperti WordPress. Dari sini kamu bisa belajar membuat website sederhana hingga aplikasi berbasis web.
📱 Pengembangan Aplikasi
PPLG juga dapat mengenalkan kamu pada proses pembuatan aplikasi. Misalnya aplikasi: pencatatan keuangan, absensi, perpustakaan, informasi sekolah, toko online, aplikasi Android. Yang menarik, kamu tidak hanya belajar membuat aplikasi, tetapi juga belajar memahami kebutuhan pengguna.
🎮 Pengembangan Gim
Sesuai namanya, PPLG juga berkaitan dengan pengembangan gim. Kamu dapat belajar bagaimana sebuah gim dirancang, mulai dari ide, karakter, aturan permainan, hingga mekanisme permainan. Jadi, kalau kamu suka bermain game, bukan berarti kamu hanya akan menjadi pemain. Di PPLG, kamu bisa belajar bagaimana membuat game.
🎨 UI/UX
Produk digital yang bagus bukan hanya harus bisa digunakan, tetapi juga harus nyaman digunakan. Karena itu, siswa PPLG juga dapat berkenalan dengan konsep UI (User Interface) dan UX (User Experience). UI berkaitan dengan tampilan antarmuka. Sedangkan UX berkaitan dengan pengalaman pengguna ketika menggunakan sebuah produk. Kamu mungkin akan menggunakan tools seperti Figma untuk membuat rancangan tampilan aplikasi atau website sebelum masuk ke tahap pemrograman
🧠 Algoritma dan Computational Thinking
Sebelum belajar coding lebih jauh, kamu perlu belajar cara berpikir secara terstruktur. Inilah salah satu konsep penting dalam PPLG, yaitu computational thinking. Kamu akan belajar bagaimana memecahkan masalah menjadi bagian-bagian yang lebih sederhana, menemukan pola, membuat langkah penyelesaian, dan menyusun algoritma. Dengan kata lain sebelum mengajarkan komputer bagaimana bekerja, kamu harus belajar bagaimana menyusun cara berpikirmu sendiri.
Skill Apa yang Akan Dimiliki Setelah Belajar PPLG?
PPLG tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis. Ada dua kelompok kemampuan yang penting. Hardskill dan Softskill.
Beberapa kemampuan teknis atau hardskill yang dapat dipelajari antara lain: Pemrograman, Pengembangan website, Pengembangan aplikasi, Database, UI/UX, Pengembangan game, Pengujian software, Penggunaan tools pengembangan, Pengelolaan proyek perangkat lunak.
Di sisi lain, kamu juga akan belajar softskill: Problem solving, Komunikasi, Kerja sama, Kreativitas, Berpikir kritis, Manajemen waktu, Ketelitian, Presentasi, Kemampuan belajar mandiri. Inilah mengapa belajar PPLG bukan hanya tentang menjadi programmer. Kamu sedang belajar bagaimana menyelesaikan masalah menggunakan teknologi.
Apa Saja Peluang Kerja Lulusan PPLG?
Teknologi berkembang sangat cepat sehingga peluangnya juga cukup luas. Tergantung kompetensi dan pengalaman yang kamu miliki, lulusan PPLG dapat mengembangkan karier sebagai: Junior Programmer, Web Developer, Front-End Developer, Back-End Developer, Mobile App Developer, Game Developer, UI/UX Designer, Software Tester, Database Administrator, IT Support, Freelancer, Content Creator bidang teknologi, Entrepreneur di bidang digital. Namun perlu diingat bahwa lulusan PPLG tidak otomatis langsung menjadi programmer profesional. Sekolah memberikan dasar. Setelah itu, kemampuanmu akan berkembang melalui latihan, proyek, pengalaman kerja, sertifikasi, pendidikan lanjutan, dan proses belajar mandiri.
Sebagai penutup, PPLG bukan sekadar jurusan untuk siswa yang ingin menjadi programmer. PPLG adalah tempat untuk belajar bagaimana teknologi dibuat dan bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah. Kamu akan belajar coding, website, aplikasi, database, UI/UX, game, dan berbagai teknologi lainnya. Namun di balik semua itu, ada kemampuan yang jauh lebih penting: berpikir, mencoba, memecahkan masalah, dan terus belajar. Jadi, jika kamu sedang mempertimbangkan masuk PPLG tetapi belum bisa coding, jangan khawatir. Kamu tidak harus sudah menjadi programmer untuk masuk PPLG. Kamu hanya perlu memiliki rasa ingin tahu dan kemauan untuk belajar. Karena pada akhirnya, semua programmer juga pernah menulis kode pertamanya. Dan mungkin, kode pertamamu dimulai dari sini.
